Cara Cepat Menghitung Persen Pada Excel

Pada laman Wikipedia persentase atau perseratus adalah sebuah angka atau perbandingan (rasio) untuk menyatakan pecahan dari seratus. Persentase sering ditunjukkan dengan simbol "%".  Persentase banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti pada diskon di supermarket, kuesioner, dll.

Cara menghitung persen pada Excel tentunya lebih mudah apabila dibandingkan dengan cara menghitung menggunakan kalkulator. Berikut beberapa contoh penggunan persen dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dihitung dengan mudah menggunakan aplikasi Microsoft Excel.


01. Menghitung persen biasa

Misal, terdapat 10 buah mangga (setara dengan 100%), dari 10 buah tersebut diketahui bahwa 7 buah mangga telah matang dan siap dimakan dan 3 buah mangga sisanya masih mentah dan belum siap dimakan. Berapakah jumlah persentase mangga mentah dan matang pada contoh kasus tersebut? Penyelesainnya bisa menggunakan rumus Excel sebagai berikut.

Diketahui:

  • JB (jumlah buah) = 10
  • B1 (buah matang) = 7
  • B2 (buah mentah) = 3

Menghitung buah mangga matang menggunakan Excel:

= B1/JB*100

Dan untuk menghitung persentase buah mangga mentah bisa menggunakan rumus berikut:

= B2/JB*100

Keterangan:

Dari kedua rumus diatas akan diketahui persentase jumlah mangga matang adalah 70% dari 7 buah dan mangga mentah adalah 30% dari 3 buah dan apabila dijumlahkan maka hasilnya 100%.


02. Menghitung diskon n%

Diketahui di Toko MahirOffice harga seragam sekolah adalah Rp. 85.000,- dan didiskon sebesar 15%, berapakah harga setelah didiskon? Untuk mengetahu harga barang setelah di diskon bisa menggunakan rumus sebagai berikut.

Diketahui:

  • HB (harga barang) = 85000
  • JP (jumlah persen) = 15
  • HD (harga diskon) = 100 - JP = 85

Pada Excel untuk menghitung harga diskon bisa menggunakan rumus berikut:

= HB/100*HD

Keterangan:

Jadi harga jual setelah barang  didiskon 15% adalah Rp. 72.250,- angka tersebut diperoleh dari harga barang sebelum di diskon (Rp. 85.000,-) dikurangi jumlah diskon dalam rupiah (Rp. 12.750,-).


03. Menghitung persentasi dari jumlah yang tersisa

Kasus seperti ini biasanya digunakan untuk menghitung sisa stok barang, contoh kasusnya adalah sebagai berikut. Di Toko MahirOffice stok awal pakaian sekolah berjumlah 750pcs dan telah terjual 500pcs, berapakah persentase sisa produk yang belum terjual? Penyelesaiannya adalah sebagai berikut.

Diketahui:

  • SA (stok awal) = 750
  • BT (barang terjual) = 500
  • BS (barang sisa) = SA - BT = 250

Untuk mengetahui jumlah persentase dari barang sisa bisa menggunakan rumus sebagai berikut:

= BS/SA*100

Keterangan:

Pada contoh kasus diatas maka jumlah barang sisa yang tidak terjual adalah 33.33% dari total keseluruhan barang. Dan untuk mengetahui persentase barang yang terjual cukup menghitung 100 - 33.33 dan hasilnya adalah jumlah barang terjual dalam bentuk persen. Atau bisa menggunakan rumus berikut:

= BT/SA*100

Apabila dijumlahkan (persentase BT dan persentase BS) maka hasilnya adalah 100% (persentase SA).


04. Mengubah bentuk persentase

Pada kehidupan sehari-hari mengubah bentuk persentase biasa digunakan pada saat menghitung jumlah persentase pinjaman, jumlah tips atau menghitung pajak. Contoh kasusnya, Misalkan Anda meminjam uang sebesar Rp. 25.000.000,- dengan tempo 1 bulan dan bunganya adalah 2% setiap hari. Berapakah nilai 2% tersebut apabila dijadikan nilai rupiah? Untuk mengetahui jumlah rupiah dari bunga 2% tersebut bisa menggunakan rumus berikut:

Diketahui:

  • JP (jumlah pinjaman) = 25000000
  • BP (bunga pinjaman) = 2

Rumus untuk mengetahui jumlah rupiah dari persentase tersebut adalah sebagai berikut:

= JP/100*BP

Keterangan:

Apabila Anda telat membar hutang dari tempo waktu yang telah ditentukan maka bunga yang harus dibayar tiap harinya adalah Rp. 500.000,-


05. Menghitung persentase kenaikan

Contoh pengguaanya adalah sebagai berikut, misalkan jumlah penduduk di Kec. Panumbangan pada tahun 2014 adalah 78.620 jiwa dan pada tahun 2015 adalah 97.344 jiwa, berapa persenkah jumlah kenaikan penduduk di Kec. Panumbangan? Penghitungannya bisa menggunakan rumus berikut.

Diketahui:

  • P1 (jumlah penduduk th. 2014) = 78620
  • P2 (jumlah penduduk th. 2015) = 97344

Rumusnya adalah sebagai berikut, pertama kita akan mencari nilai desimal dari besar kenaikan yang diperoleh, rumusnya adalah sebagai berikut:

= (P2-P1)/P1

Hasil dari rumus diatas hasilnya adalah 0,238158229 selanjutnya disebut (KD atau kenaikan desimal), selanjutnya kita akan merubah nilai desimal tersebut kedalam persentase, rumusnya adalah sebagai berikut:

= KD * 100

Keterangan:

Dari hasil kedua rumus tersebut akan diperoleh angka 23,81582295 yang artinya itu merupakan jumlah persentase kenaikan dari jumlah keseluruhan tahun 2014 (P1). Apabila nilai P2 lebih kecil dibanding P1 maka hasilnya akan menjadi minus dan itu merupakan jumlah penurunan dalam bentuk persentase.

Itulah beberapa contoh kasus penggunaan persentase dalam kehidupan sehari-hari dan cara menghitung persen pada Excel, dari contoh kasus diatas kita bisa mengembangkan untuk menyelesain masal-masalah lainnya terkait persentase menggunakan aplikasi pengolah angka Microsoft Excel. Untuk contoh-contoh soal diatas bisa diunduh pada tautan berikut: Contoh cara menghitung persen pada Excel.

Tulisan Terkait

Cara Cepat Menghitung Persen Pada Excel

Disclaimer | Privasi