Fungsi IF & Multiple IF Pada Microsoft Excel

Formula IF merupakan salah satu formula yang sering digunakan ketika sedang bekerja dengan Microsoft Excel. Formula IF berfungsi untuk mengambil suatu kondisi tertentu kemudian menentukan nilai BENAR atau SALAH. Bernilai BENAR apabila nilai pada kondisi tersebut terpenuhi dan nilai SALAH apabila kondisi tersebut tidak terpenuhi.


01. Formula IF pada Ms. Excel

Untuk menggunakan formula IF rumusnya adalah sebagai berikut :

=IF(kondisi; nilai_BENAR; nilai_SALAH)

Keterangan :

  • kondisi merupakan nilai acuan yang akan dijadikan sebagai pembanding;
  • nilai_BENAR merupakan nilai untuk kondisi yang terpenuhi;
  • nilai_SALAH merupakan nilai untuk kondisi yang tidak terpenuhi.

Contoh kasus:

penggunaan if pada excel

Penyelesaian:

Klik pada kolom E3, Formula IF yang digunakan untuk menyelesaikan kasus diatas adalah:

=IF(D3>=65;"LULUS";"MENGULANG")

Untuk pengisian kolom E4 sampai E8 bisa menggunakan fitur Auto Fill pada Excel.

Keterangan :

  • Text berwarna merah berfungsi mengecek apakah sel D3 berisi angka diatas atau dibawah 65;
  • Text berwarna biru berfungsi untuk mencetak nilai LULUS apabila nilai pada sel D3 sama dengan atau lebih besar 65;
  • Text berwarna ungu  berfungsi untuk mencetak nilai MENGULANG apabila nilai pada sel D3 kurang dari 65;


02. Formula Multiple IF (IF bercabang) pada Excel

IF bercabang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan IF tunggal. IF bercabang digunakan apabila terdapat lebih dari satu kondisi. Untuk menggunakan formula multiple IF rumusnya adalah sebagai berikut :

=IF(kondisi1; nilai_BENAR1; IF(kondisi2; nilai_BENAR2; IF(kondisi3; nilai_BENAR3; nilai_SALAH)))

Rumus diatas merupakan multiple IF untuk 3 kondisi, apabila terdapat 4 kondisi maka rumusnya adalah sebagai berikut :

=IF(kondisi1; nilai_BENAR1; IF(kondisi2; nilai_BENAR2; IF(kondisi3; nilai_BENAR3; IF(kondisi4; nilai_BENAR4; nilai_SALAH))))

Keterangan :

  • Lihat kondisi1, apabila terpenuhi maka akan digunakan nilai_BENAR1;
  • Apabila kondisi1 tidak terpenuhi maka lihat kondisi2;
  • Apabila kondisi2 terpenuhi maka akan digunakan nilai_BENAR2;
  • Apabila kondisi 2 tidak terpenuhi maka lihat kondisi2 dan seterusnya.

Contoh kasus:

penggunaan if bercabangIsi kolom nilai menggunakan index huruf dengan ketentuan sebagai berikut :

No
Ketentuan
Nilai
1
> 3,67 s.d 4,00
A
2
> 3,33 s.d 3,67
A-
3
> 3,00 s.d 3,33
B+
4
> 2,66 s.d 3,00
B
5
> 2,33 s.d 2,66
B-
6
> 2,00 s.d 2,33
C+
7
> 1,67 s.d 2,00
C
8
> 1,33 s.d 1,67
C-
9
> 1,00 s.d 1,33
D+
10
0,00 s.d 1,00
D

Penyelesaian :

Pada contoh kasus di atas terdapat 9 kondisi yaitu kondisi pada baris ke 1 sampai 9 dan dan apabila tidak memenuhi akan bernilai salah atau bernilai D seperti pada baris no 10. Klik pada kolom H3. Formulanya adalah sebagai berikut :

=IF(H3>3,67;"A";IF(H3>3,33;"A-";IF(H3>3;"B+";IF(H3>2,66;"B";IF(H3>2,33;"B-";IF(H3>2;"C+";IF(H3>1,67;"C";IF(H3>1,33;"C-";IF(H3>1;"D+";"D")))))))))

Untuk pengisian kolom H4 sampai H13 bisa menggunakan fitur Auto Fill pada Excel.

Keterangan :

  • Text berwarna merah merupakan kondisi yang berbeda-beda;
  • Text berwarna biru merupakan text yang akan ditampilkan apabila kondisi sel H3 bernilai BENAR;
  • Text berwarna ungu  merupakan text yang akan ditampilkan apabila kondisi sel H3 bernilai SALAH.

Sebagai bahan percobaan, file pada artikel diatas bisa diunduh pada tautan berikut: Download contoh IF dan IF bercabang.

Tulisan Terkait

Fungsi IF & Multiple IF Pada Microsoft Excel

Disclaimer | Privasi